Bogor, Nuntium.id — Dinamika politik di Kabupaten Bogor menjelang konsolidasi internal partai kian menguat. Dalam konteks tersebut, nama KH Achmad Yaudin Sogir dinilai memiliki kapasitas untuk memimpin Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bogor.
Sebagai anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi PKB yang juga menjabat Wakil Ketua Komisi I, KH Achmad Yaudin Sogir dinilai memiliki rekam jejak tidak hanya dalam politik formal, tetapi juga di bidang sosial dan keagamaan. Perpaduan peran sebagai ulama, politisi, dan aktivis menjadikannya figur yang mampu menjembatani berbagai kepentingan sosial secara inklusif.
Kedekatannya dengan kalangan ulama, santri, akademisi, dan komunitas aktivis menjadi modal dalam membangun jejaring sosial yang luas. Hal tersebut dinilai penting untuk memperkuat struktur dan konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
Dalam keterangannya, KH Achmad Yaudin Sogir menegaskan komitmennya terhadap nilai-nilai ideologis PKB sebagai partai berbasis keumatan yang mengedepankan pelayanan publik dan keberpihakan kepada masyarakat.
“PKB adalah partai yang memiliki irisan historis dan kultural yang kuat dengan basis kiai dan santri, serta kini berkembang menjangkau kalangan milenial dan generasi produktif. Kepercayaan publik yang telah diberikan kepada PKB harus dijaga melalui kerja nyata yang berkelanjutan, bukan sekadar hadir dalam momentum elektoral lima tahunan. Jika saya diberi amanah untuk menakhodai DPC PKB Kabupaten Bogor, maka orientasi utama kepemimpinan adalah pelayanan tanpa sekat, kehadiran nyata di tengah masyarakat, serta kemampuan menghadirkan solusi konkret terhadap berbagai persoalan sosial,” ujar KH Sogir, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, kekuatan elektoral dan kultural PKB terletak pada konsistensi dalam membangun relasi dengan masyarakat hingga tingkat paling bawah, baik di wilayah perdesaan maupun perkotaan.
“PKB telah menunjukkan capaian dengan mampu mengisi seluruh daerah pemilihan (dapil) di Kabupaten Bogor. Ini bukan hanya indikator kekuatan politik, tetapi juga refleksi dari tingkat kepercayaan publik. Oleh karena itu, komitmen kami adalah melayani umat secara berkelanjutan, memperjuangkan aspirasi rakyat dalam kebijakan publik, serta menghadirkan solusi yang berkeadilan sosial dan berorientasi pada kesejahteraan bersama,” tambahnya.
Dalam praktiknya, KH Sogir diketahui aktif melakukan kunjungan ke 40 kecamatan di Kabupaten Bogor sebagai bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut dilakukan untuk menampung masukan sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan, khususnya di bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.
Selain itu, perannya dalam bidang dakwah juga terlihat melalui kegiatan pengajian di berbagai wilayah, menjadi narasumber di instansi pemerintahan, serta menyampaikan pesan keagamaan yang moderat dan inklusif.

