Bogor, Nuntium.id — Lapangan Tegar Beriman kembali menjadi saksi gegap gempita perhelatan seni budaya Islam. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Bogor menggelar rangkaian acara akbar bertajuk Silaturahmi Keluarga Besar Seniman Qasidah, Rabu–Sabtu, 4–7 Desember 2025. Serangkaian kegiatan ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan gerakan budaya yang mengokohkan qasidah sebagai identitas bangsa.

Rangkaian agenda berlangsung di tiga venue utama: Panggung Utama Lapangan Tegar Beriman untuk Opening Ceremony dan pemilihan duta qasidah klasik serta kolaboratif; Auditorium untuk pemilihan Duta Bivo Gambus; serta Gedung Serbaguna 1 untuk pemilihan Duta Pop Islami. Opening event dihelat pada 5 Desember pukul 19.30 WIB, sementara Closing Ceremony akan digelar pada 7 Desember bersamaan dengan kemeriahan Car Free Day.

TK Islam Fatmawati

Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Bogor, Lukmanudin Ar Rasyid mengatakan bahwa kegiatan tahun ini mengusung semangat persatuan seniman, pemberdayaan difabel, hingga diplomasi budaya.

“Kami bukan hanya membangun panggung, tapi membangun martabat kesenian qasidah. Rapimnas sudah menghasilkan rekomendasi kepada Pemerintah Daerah untuk diteruskan kepada Kementerian Kebudayaan, agar qasidah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia,” tegas Lukmanudin.

Salah satu momentum bersejarah pun terukir pada malam sebelumnya. LASQI NJ bersama ribuan penyanyi qasidah berhasil memecahkan Rekor MURI kategori Menyanyikan Lagu Qasidah oleh Penyanyi Terbanyak, dengan melibatkan tak kurang dari 3.000 peserta. Rekor tersebut dipersembahkan khusus untuk Bupati Bogor dan DPP LASQI Nusantara Jaya.

Di tengah suasana kompetitif dan penuh talenta, pemilihan duta-duta qasidah tingkat nasional masih terus bergulir. Perwakilan dari berbagai provinsi tampil menonjol dalam kategori klasik, pop islami, hingga bivo gambus.

Siang ini, publik akan disuguhkan Final Bintang Vokalis Gambus. Para jawara remaja hingga dewasa dari seluruh Nusantara akan naik panggung menunjukkan kepiawaiannya diiringi musik gambus yang merdu dan menghentak. Kemeriahan akan berlanjut dengan Konser Mega Bintang menghadirkan Gita KDI dan Subro Al Malik (D’Academy), bintang-bintang yang lahir dari seni musik islami dan tetap membumi.

Selain kompetisi, gelaran ini juga diramaikan dengan LASQI Nusantara Expo, peluncuran buku, serta acara kolaborasi bersama komunitas difabel menjadi simbol bahwa qasidah milik semua tanpa kecuali.

Dengan rentang agenda yang padat dan bernilai budaya tinggi, LASQI Nusantara Jaya Kabupaten Bogor berharap qasidah tidak hanya terus hidup sebagai hiburan religius, tetapi menjadi kebanggaan nasional diwariskan turun-temurun dan dicatat dalam sejarah kebudayaan Indonesia.