JAKARTA, Nuntium.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat strategi pemberantasan korupsi melalui pengisian sejumlah posisi strategis di tingkat pimpinan tinggi pratama. Pelantikan enam pejabat baru di Gedung Merah Putih KPK, Jumat (20/2), menjadi langkah konsolidasi internal guna memastikan roda organisasi kembali berjalan optimal menghadapi tantangan korupsi yang semakin kompleks.
Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H. Harefa, menegaskan bahwa pengisian jabatan tersebut merupakan bagian dari penguatan sistem kerja lembaga, bukan sekadar agenda administratif. Menurutnya, keberadaan pimpinan definitif di setiap direktorat menjadi fondasi penting agar fungsi penindakan dan pencegahan berjalan selaras.
“Rotasi hingga promosi jabatan merupakan bagian dari manajemen talenta, sekaligus penguatan organisasi dalam merespons tantangan korupsi yang semakin kompleks dan dinamis,” ujar Cahya saat memimpin pelantikan.
Ia menjelaskan, kekosongan jabatan sebelumnya sempat menimbulkan hambatan koordinasi teknis di sejumlah unit kerja. Dengan struktur yang kini kembali lengkap, KPK menargetkan percepatan pengambilan keputusan serta peningkatan efektivitas program pemberantasan korupsi.
Enam pejabat yang dilantik yakni:
1. Kunto Ariawan sebagai Direktur Pembinaan dan Peran Serta Masyarakat,
2. Tessa Mahardhika Sugiarto sebagai Direktur Penyelidikan,
3. Iskandar Marwanto sebagai Kepala Biro Hukum,
4. Taryanto sebagai Direktur Deteksi dan Analisis Korupsi (DNA),


