BOGOR, Nuntium.id — Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Republik Indonesia (GMPRI) Cabang Bogor menyoroti dugaan belum dibayarkannya gaji eks karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Prayoga Pertambangan dan Energi (PPE) yang disebut telah berlangsung selama empat tahun.
Sorotan tersebut disampaikan GMPRI berdasarkan laporan yang diterima terkait hak eks karyawan yang hingga kini belum terpenuhi.
“GMPRI Cabang Bogor sangat miris dan sangat menyayangkan ketika mendapat laporan adanya mantan karyawan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT. Prayoga Pertambangan dan Energi yang sampai detik ini belum juga mendapatkan haknya (gaji) yang sudah berjuang untuk mendapatkan haknya selama 4 tahun,” demikian keterangan tertulis GMPRI.
GMPRI juga menyinggung posisi Bupati Bogor yang saat ini menjabat, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Bogor.
“Bupati terpilih memang baru menjabat satu tahun tapi sebelumnya beliau menjabat sebagai ketua DPRD, seharusnya persoalan seperti ini sudah tuntas, tapi sampai detik ini aduan mantan karyawan PT PPE bukti nyata bahwa persoalan di Kabupaten Bogor masih banyak yang belum dituntaskan,” lanjut pernyataan tersebut.
Selain itu, GMPRI meminta pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap persoalan tersebut.
“GMPRI Cabang Bogor meminta Bupati Bogor Rudi Susmanto untuk memakai hati nuraninya membereskan masalah tersebut jangan cuma omon-omon, kami pengurus GMPRI Cabang Bogor bukan membenci tapi hanya mengingatkan lewat kritik agar Bupati tidak terlena dengan sanjungan para penjilat,” tegasnya.
Sementara itu, media ini telah melakukan upaya konfirmasi kepada Bupati Bogor terkait sorotan GMPRI.
Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp pada hari Selasa (14/4/26) pukul 08.08 WIB. Namun hingga pukul 11.43 WIB, belum terdapat tanggapan dari yang bersangkutan.

