Jakarta, - Center for Budget Analysis (CBA) menyoroti besarnya anggaran kegiatan seremonial di lingkungan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), mulai dari proyek Lomba Cerdas Cermat (LCC) 4 Pilar hingga pengadaan trofi juara dan pencetakan sertifikat pada tahun anggaran 2026.

Koordinator CBA, Jajang Nurjaman, menilai terdapat ketimpangan antara besarnya anggaran program dengan nominal uang pembinaan yang diterima para pemenang lomba.

Menurutnya, juara LCC tingkat provinsi hanya menerima uang pembinaan sekitar Rp10 juta untuk juara pertama, Rp7,5 juta untuk juara kedua, dan Rp5 juta untuk juara ketiga. Sementara itu, total anggaran proyek LCC 4 Pilar MPR tahun 2026 disebut mencapai sekitar Rp30,7 miliar.

“Miris melihat kondisi ini. Anggaran proyek LCC 4 Pilar sangat besar, tetapi uang pembinaan untuk para pemenang justru relatif kecil,” kata Jajang Nurjaman kepada wartawan, Minggu (24/5/2026).

Selain proyek LCC, CBA juga menyoroti anggaran pengadaan trofi juara dan pencetakan sertifikat di lingkungan MPR yang dinilai mengalami kenaikan.

Jajang menyebut harga satuan pembuatan trofi juara pada tahun 2025 sebesar Rp5 juta per buah. Sementara pada tahun 2026, nilainya meningkat menjadi Rp5,7 juta per buah.

Menurutnya, kenaikan harga tersebut perlu dijelaskan secara terbuka agar publik memahami dasar perhitungannya.

“Kenaikan harga trofi juara ini cukup tinggi dalam rentang satu tahun,” ujarnya.

Ia menambahkan, kenaikan tersebut dinilai tidak sebanding dengan kondisi ekonomi masyarakat secara umum.